Kaligrafi Tembaga dan Kuningan

Thu, 21 May 2020

Kaligrafi merupakan seni melukis indah dengan pena sebagai tulisan. Pada perkembanganya, pembuatan Kaligrafi dengan menggunakan bahan tembaga dan kuningan menjadi salah satu produk Kaligrafi yang banyak di buru oleh konsumen. Disamping karya seni yang di hasilkan lebih memiliki nilai artistik yang baik, juga masih banyak keunggulan KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan di banding dengan Kaligrafi dari bahan lainya.

KALIGRAFI merupakan seni menulis dengan indah dengan pena sebagai tulisan. Tujuan pembuatan KALIGRAFI tentu saja untuk di jadikan sebagai hiasan mengingat didalam KALIGRAFI sendiri mengandung unsur seni di dalamnya. KALIGRAFI (Calligraphy), secara etimolgis berasal dari bahasa Yunani yaitu Kalios yang berarti indah dan graphia yang berarti coretan atau tulisan, dan disebutlah dengan tulisan indah. Kaligrafi ditemukan pertama kali di Mesir. Pada perkembanganya kemudian KALIGRAFI tersebar ke Asia dan Eropa, dan telah mengalami banyak perubahan. Berdasarkan literatur Islam KALIGRAFI sudah ada sejak nabi Adam AS, ketika itu nabi Adam menulis tulisan tanah yang kemudian dibakar menjadi tembikar. Pada awalnya, kaligrafi Islam banyak ditulis di atas kulit atau daun lontar. Penemuan kertas di Cina pada pertengahan abad 9 M berperan cukup besar dalam perkembangan seni ini, kertas harganya relatif lebih murah, cukup melimpah, mudah dipotong dan dari sisi teknik pewarnaan lebih mudah daripada bahan-bahan yang dipakai sebelumnya. 

Kaligrafi dengan tanah

Di indonseia sendiri KALIGRAFI merupakan karya seni yang memiliki peranan penting dalam perkembangan kebudayaan islam. Sebab KALIGRAFI merupakan bentuk kesenian Islam yang pertama kali ditemukan. Banyak bukti yang menunjukan dengan banyak di temunkanya batu nisan dengan tulisan pada makam raja raja islam di indonesia. Seiring perkembangan zaman, pembuatan KALIGRAFI juga ikut mngalami perubahan dengan menggunakan bahan yang lebih ber aneka ragam. Salah satunya adalah pembuatan KALIGRAFI dengan bahan tembaga dan kuningan. KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan di buat dengan cara memahat bahan tembaga yang berupa lempengan pelat secara manual. Hasil karya seni KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan lebih memiliki nilai jual yang lebih tinggi di bandingkan Kalgrafi dengan bahan lainya. Hal ini disebabkan bahan pembuatan KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan jauh lebih mahal di bandingkan dengan bahan lainya, disamping itu karya yang dihasilkan pun mampu menghasilkan produk yang bernilai seni tinggi dan indah. Proses pembuatan KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan yang rumit dan dengan bahan yang lebih tahan lama juga membuat nilai lebih KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan di bandingkan dengankaligrafi dari bahan lainya. 

Kaligrafi Tembaga


KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan pada perkambanganya juga harus bisa berjalan seiring dengan kemajuan zaman dan kebutuhan, sehingga KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan tidak hanya fokus terhadap keindahan tulisanya saja. Akan tetapi pembuatan KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan juga dilengkapi dengan hiasan ornamen yang membuat tampilanya lebih menarik. Jika anda tertarik dengan KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan, anda bisa langsung berkunjung ke desa industri Tumang, cepogo Boyolali. Atau juga bisa menghubungi kami ASDANAYA ART, kami merupakan produsen Kerajinan Tembaga dan Kuningan yang salah satunya adalah KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan. ASDANAYA ART siap mngerjakan berbagai jenis dan model KALIGRAFI Tembaga dan Kuningan sesuai keinginan pelanggan.


WA Kirim WA