Kegunaan Tembaga

Sat, 23 May 2020

Kegunaan tembag secara umum di bagi menjadi 4 kelompok, yakni kelistrikan 65%, konstruksi 25%, tranportasi 7%, dan siaanya untuk kegunaan lainya.

Tembaga atau cuprum merpakan unsur memiliki lambang Cu. Sifat tembaga sendiri pada dasarnya lunak dan halus dan berwarna jingga kemerahan. Tembaga sudah di gunakan umat manusia sejak sebelum masehi, hal tersebut dengan banyak di temukanya barang barang kuno dari bahan tembaga. Logam tembaga sangat mudah untuk di tempa dan memiliki sifat konduktor yang baik. Sehingga pada umumnya tembaga banyak sekali di gunakan dalam alat alat kelistrikan.

Berdasar Asosiasi Pengembangan Tembaga Dunia (CDA), kegunaan tembaga di kelompokam menjadi 4 kelompok. Yakni kelompok kelistrikan 65%, industri 25%, transportasi 7% dan kelompok lainya 3%. Keguanaan tembaga sebagai alat listrik paling dominan memang karena sifat tembaga yang merupaka konduktor paling baik setelah perak. Mulai dari alat alat elektronika sampai komponen listrik yang besar banyak yang menggunakan bahan tembaga. Namun yang akan menjadi pembahasan kali ini adalah kegunaan tembaga dalam kelompok lainya.

Di dalam kelompok fungsi tembaga yang 3 %, keguaan sebagai salah satu karya seni merupakan yang paling dominan. Hal ini bukan tanpa alasan, tentu saja karena  tembaga merupakan bahan logam yang lunak dan mudah untuk di tempa. Sehingga pemilihan tembaga untuk di jadikan karya seni dibandingkan logam lainya merupakan alasan yang tepat. Karrya seni dengan tembaga pun mampu menghasilkan kerajinan yang indah dan menarik. Salah satu kendalanya adalah harga tembaga yang relatif mahal.

Contoh kerajina dari bahan tembaga

WA Kirim WA