Kendala Kerajinan Tembaga dan Kuningan

Mon, 08 Jun 2020

Kendala yang dihadapi dalam usaha Kerajinan Tembaga dan Kuningan adalah bahan yanh relatif mahal, sasaran konsumen yang terbatas dan persaingan yang tidak sehat antar pengrajin. Salah satu solusinya adalah dengan membuat wadah komunitas yanh beranggotakan para pngrajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan.

Dalam sebuah proses usaha pasti terdapat kendala yang harus dihadapi. Hal tersebut seperti sudah berjalan beriiringan dengan tujuan keberhasilan sebuah usaha. Jika diharapkan tujuan keberhasilan sebuah usaha bisa maksimal, maka kendala kendala yang timbul harus bisa dicarikan solusi terbaiknya. Seperti dalam usaha Kerajinan Tembaga dan Kuningan, juga memiliki beberapa kendala yang harus di hadapi para pngerajin  Kerajinan Tembaga dan Kuningan agar bisa succes.

Kendala yang pertama adalah bahan baku pembuatan Kerajinan Tembaga dan Kuningan yang relatif mahal. Bahan utama pembuatan Kerajinan Tembaga dan Kuningan adalah pelat Tembaga dan Pelat Kuningan. Pemiliham logam pelat tembaga karena memiliki karakteristik mudah ditempa dan kualitisnya hanya di bawah emas, perak dan perunggu. Sehingga sudah sewajarnya kalau logam tembaha harganya relatif mahal. Dengan kondisi seperti itu ketika para pengrajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan mendapatkan order pemesanan dalam sekala besar harus bisa memiliki solusi terhadap modal pembelian bahan baku yang nominalnya besar. Salah satu solusinya adalah dengan memggandeng pihak ketiga sebagai penopang modal untuk mengerjakan proyek dengam sistem pembagian yang disetujui kedua belah pihak.

Kendala yang kedua adalah hasil Kerajinan Tembaga dan Kuningan mayoritas memiliki konsumen dengan kualigikasi tertentu. Hal ini bisa dimaklumi karena bahan baku yang mahal sudah seyogyanya hasil Kerajinan Tembaga dan Kuningan juga memiliki nilai jual yang tinggi. Sehingga mayoritas konsumen Kerajinan Tembaga dan Kuningan adalah kalangan menengah ke atas. Tetapi ada juga hasil Kerajinan Tembaga dan Kuningan tertentu yang dapat dijangkau oleh kalangan menengah kebawah.

Kendala yang ketiga adalah semakin bertambah banyaknya pengrajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan. Prospek Kerajinan Tembaga dan Kuningan memang menjanjikan dan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Hal tersebut membuat banyak yang mulai ikut terjuan ke dalam bisnis Kerajinan Tembaga dan Kuningan. Dampak yang ditimbulkan secara langsung tentu saja munculnya persaingan antar pengrajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan. Dalam kasus tertentu terkdang ada beberapa pengarjin Kerajinan Tembaga dan Kuningan yang menurunkan harga di bawah standart yang mengakibatkan bisa merusak harga pasaran yang sudah di patok oleh para pngrajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan pada umumnya.

Solusi yang di ambil para pengrajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan adalah dengan membuat wadah komunitas yang beranggotankan para pngerajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan dengan tujuan agar tidak terjadi kesenjangan dan bisa saling menjaga komunikasi dengan baik. Memang tidak mungkin kendal kendal tersebut bisa hilang dengan begitu saja, hanya paling tidak dengan dibuatnya komnuitas para pngrajin kendal kendala yang di hadapi para pngerajin Kerajinan Tembaga dan Kuningan dapat di minimalisir.

Https://asdanaya.art

#pusatkerajinantembagadankuningan

#kerajinantembagadankuningan

#kendalakerajinantembagadankuningan

#asdanayaart

WA Kirim WA